Just a Blog, Not The Other...

Jumat, 25 November 2011

25 Nov, Hari Guru : Pengabdian Dari Zaman ke Zaman


PUISI UNTUK GURU
Karya : Yuli Maulidiawati 

Engkau bagaikan cahaya
Yang menerangi jiwa
Dari segala gelap dunia
Engkau adalah setetes embun
Yang menyejukan hati
Hati yang ditikam kebodohan
Sungguh mulia tugasmu Guru
Tugas yang sangat besar
Guru engkau adalah pahlawanku
Yang tidak mengharapkan balasan
Segala yang engkau lakukan
Engkau lakukan dengan ikhlas
Guru jasamu takkan kulupa
Guru ingin ingin kuucapkan
Terimakasih atas semua jasamu
Puisi diatas, bukan hanya sekedar ditulis dengan angan-angan, bukan hanya ditulis dengan impian dan juga bukan khayalan. Puisi yang menggambarkan bagaimana seorang guru, yang tidak hanya men-transfer-kan ilmunya kepada murid-muridny, namun juga mendidik sikap dan sifat yang berakhlak budi. Guru, salah satu orang tua "kedua" kita ketika di sekolah, perannya sangat penting dalam membangun peradaban masyarakat indonesia yang cerdas dan kreatif. Membentuk karakter murid menjadi orang yang punya andil dalam pembangunan negara.
Sejak jaman SD, yang paling sering diucapkan ketika pelajaran berlangsung, bapak ataupun ibu guru yang mengajar adalah "Jadilah orang yang berguna bagi nusa dan bangsa, berikan yang terbaik buat bangsa ! ". Padahal dulu, hanya dianggap sebelah mata oleh anak didiknya, bagi saya, waktu itu saya hanya mendengarkan dari telinga kanan dan keluar telinga kiri... hehehehe

Tetapi setelah 15 tahun, saya merasa, bapak dan ibu guru waktu itu, punya kemampuan lebih dan yang paling sulit saya pelajari yakni PENGABDIAN. Bagaimana, begitu sabarnya guru saya ( walaupun ada juga yang disiplinnya numero UNO alias killer insting... ) dalam menuntun murid seperti saya yang bandel ini.


Ada pengalaman suatu ketika, saya menjadi Eksekutor Internet Keluarga dalam pelatihan internet untuk guru di kampus UPN "Veteran" JATIM. Melihat bapak ibu guru datang dengan wajah gembira, wajah gembira yang antusias akan pelatihan internet. Begitu antusiasnya beliau-beliau untuk melahap materi per materi bahkan ada yang ingin meminta saya untuk menjadi tentor dirumahnya. Sungguh, hanya dengan ini, saya dapat membalas pengabdian mereka hanya dengan pelatihan internet yang biasanya kukuasai, kuberikan pada para pahlawan tanpa tanda jasa. 


Wahai bapak guruku dan ibu guruku semua, pengabdianmu untuk anak didik Indonesia sungguh suatu perjuangan yang tiada henti. Perjalanan dalam memberikan ilmu bukanlah suatu hal yang memberatkanmu.

Semangat Pahlawan Tanpa Tanda Jasa Indonesia....!!!

nb : puisi dikutip dari http://www.sukainternet.com/puisi/1259569755/PUISI-UNTUK-GURU

6 comments:

setting modem smartfren di ubuntu mengatakan...

guru jasanya sangat besar sekali...

S1F0'UPN mengatakan...

waktu itu punya guru killer, tapi luluh juga karena polosnya saya... hahahha

Cerita Tentang Dunia mengatakan...

Saya dulu juga punya cita cita menjadi guru, tapi ga kesampaian,hehe.

Salam kenal gan :)

tomi mengatakan...

semoga kelak saya bisa menjadi guru..

yayun mengatakan...

sebenarnya dalam beberapa hal saya juga sudah menjadi guru...
tapi tentu ga sebanding dengan mereka guru yang mengajar saya sewaktu sekolah

JIMMY mengatakan...

di sma sama smp dulu banyak banget guru yang galak tapi karena mereka galak saya jadi mengerti dan paham tentang pelajarannya, sepertinya saya memang harus digalakin agar pinter hehe
terima kasih guruku

SALAM,

Posting Komentar

Terima Kasih sudah berkunjung, maka langkah selanjutnya adalah :
1. Silahkan Ber-Comment, No SARA, yang penting GEMBIRA...
2. Tukar Link blog anda di Halaman/Page Tukar L.I.N.K
3. Silahkan Berkunjung Kembali.

Semoga Mendapat Berkah.. Amin..


Created with flickr slideshow.

blognya HMSF'08 Copyright © 2011 | Template Blog dibuat oleh O Pregador | Didukung oleh Blogger