Just a Blog, Not The Other...

Sabtu, 06 Maret 2010

Kisah Batu Dan Anak Pesantren, Man Jadda Wa Jadda

Ibnu Hajar, seorang anak laki-laki yang mungkin tak tahu apapun soal pondok pesantren.Namun dia bertekad besar ingin membahagiakan orang tua dan kelak menjadi orang yang bermanfaat bagi agamanya. Setelah ia masuk ke dalam pesantren tersebut, banyak pelajaran yang membuat dia jenuh dan bahkan tidak tahan akan materi-materi yang diajarkan oleh pengajar di pesantren tersebut.
Tetapi yang membuat miris adalah setiap diajari surat al-fatihah, dia selalu merasa tidak bisa membacanya bahkan mengartikannya sehingga dia ketinggalan materi oleh teman2 lainnya. Bahkan itu berlangsung selama dia duduk di pesantren tersebut.
Setelah sholat dhuhur, dia hendak berjalan - jalan di luar area sekitar pondok pesantren, kebetulan pula saat itu hujan turun dengan derasnya. Sehingga dia mencari tempat yang teduh agar dapat berlindung dari hujan.Kemudian dia menemukan tempat pondok bambu yang cukup untuk dibuat berlindung.
Ketika berada di tempat itu, dia melihat sebuah batu yang besarnya segempal tangan orang dewasa ditetesi oleh air hujan secara bersamaan. Terus-menerus dia melihat batu itu, kemudian ia melihat ada cekungan di tengah-tengah batu tersebut yang dikarenakan tetesan air yang mengenai batu tersebut secara terus-menerus.
kemudian dia bertanya, "Mengapa air hujan itu bisa membuat batu yang besarnya segumpal tangan orang dewasa berlubang di tempat tetesan itu jatuh" ujarnya.Lalu dia berfikir,kalau memang hal itu bisa terjadi, mengapa saya tidak bisa membuat diri saya menjadi seseorang yang bisa menerima banyak materi dan pelajaran meskipun saya susah untuk mengerti materi. Apalagi itu sebuah batu, benda tak bernyawa. " Pastilah saya bisa meskipun sulit,batu tersebut bisa berlubang karena tetesan hujan, mengapa saya tidak bisa",katanya.
Setelah hujan mulai reda, dengan semangat MAN JADDA WA JADDA, dia kembali ke pondoknya.Mulailah dia berusaha sebisa mungkin mengerti. Dan dalam beberapa tahun kemudian, dia dapat mewujudkan cita-cita yang selama ini dia impikan!

Pesan : Jangan mudah putus asa,berikan yang terbaik untuk tiap hari karena sebenarnya setiap hari adalah barokah.

SHARE AND BE OPENED !

0 comments:

Posting Komentar

Terima Kasih sudah berkunjung, maka langkah selanjutnya adalah :
1. Silahkan Ber-Comment, No SARA, yang penting GEMBIRA...
2. Tukar Link blog anda di Halaman/Page Tukar L.I.N.K
3. Silahkan Berkunjung Kembali.

Semoga Mendapat Berkah.. Amin..


Created with flickr slideshow.

blognya HMSF'08 Copyright © 2011 | Template Blog dibuat oleh O Pregador | Didukung oleh Blogger